Sosialisasi PERMA No 7,8,9 Tahun 2016 dan Pembinaan oleh WKPT Pontianak

21 September2016

Ditulis oleh Admin

Rabu 21 September 2016 pukul 14.30 Wib, Pengadilan Negeri Sanggau kedatanggan tamu kehormatan, yaitu Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Bapak Drs. H. Panusunan Harahap, SH.,MH. Maksud dari kedatangan Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, yaitu menyampaikan Sosialisasi PERMA No 7,8, dan 9 serta Pemberian Pembinaan terhadap Pengadilan Negeri Sanggau. .

Bertempat di Ruang Sidang Utama (Cakra), Pengadilan Negeri Sanggau mengadakan acara sosialisasi dan pembinaan, yang dibuka oleh Ketua Pengadilan Negeri Sanggau, Bapak Achmad Irfir Rochman, SH., MH., pada pukul 14.30 WIB dengan ucapan Syukur kepada Allah SWT.

Acara ini melibatkan para Hakim dan jajaran kepaniteraan dan kesekretariatan, Pejabat Fungsional dan staf.

Selanjutnya sosialisasi dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Bapak Drs.H. Panusunan Harahap, SH., MH., dengan memberikan beberapa pengarahan yaitu :

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2016 adalah Peraturan yang mengatur tentang Penegakan Disiplin Kerja Hakim pada Mahkamah Agung RI dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya;

Format Daftar Hadir/Pulang Hakim, surat izin keluar kantor, surat izin tidak masuk kerja, surat izin cuti sakit agar disesuaikan dengan Lampiran PERMA 7 Tahun 2016;

Untuk Hakim yang tidak masuk kerja karena alasan sakit lebih dari 2 (dua) hari wajib mengajukan permohonan cuti sakit yang diajukan secara tertulis kepada pejabat yang berwewenang dengan melampirkan surat keterangan dokter, dan apabila Hakim yang menderita sakit lebih dari 14 (empat belas) hari secara berturut-turut dan tidak menjalankan tugas wajib mengajukan permintaan cuti sakit secara tertulis kepada pejabat yang berwewenang dengan melampirkan surat keterangan Tim Penguji Kesehatan yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan paling lambat 7 (tujuh) hari terhitung sejak hari keempat belas dari sakitnya;

Pimpinan wajib memerintahkan Hakim tersebut untuk memeriksakan kesehatannya dan apabila perintah tersebut tidak diindahkan maka hakim tersebut diberikan peringatan pertama. Apabila setelah 7(tujuh) hari dari peringatan pertama hakim yang bersangkutan tidak mengindahkannya maka pimpinan wajib memberikan peringatan kedua;

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 8 tahun 2016 mengatur tentang Pengawasan dan Pembinaan Atasan Langsung di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang ada dibawahnya dibawahnya;

Setiap atasan wajib memantau, mengamati dan memeriksa pelaksanaan tugas dan perilaku bawahannya baik di dalam ataupun di luar kedinasan;

Adapun sanksi apabila terjadi pelanggaran atas Perma ini mulai dari sanksi ringan berupa teguran, sanksi sedang dan sanksi berat yakni pemecatan;

Bapak Drs.H. Panusunan Harahap, SH., MH. berpesan agar masing-masing pegawai dapat bekerja sebaik-baiknya dan memperhatikan kode etik.

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 9 Tahun 2016 mengatur tentang Pedoman Penanganan Pengaduan. Di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang ada dibawahnya. Maksudnya adalah pengaduan baik dari masyarakat, instansi lain di luar pengadilan, maupun internal pengadilan;

Pengaduan dapat disampaikan melalui aplikasi SIWAS MA-RI pada Website Mahkamah Agung RI, surat elektronik (email), Faxcimile, telepon, surat ataupun kotak pengaduan;

Adapun pesan dari Bapak Ketua Mahkamah Agung RI melalui Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak agar kita melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan TUPOKSI masing-masing, jangan membuka diri untuk ikut serta dalam persoalan orang lain terutama dalam hal perkara dan putusan, dan gunakan Handphone atau alat komunikasi lainnya secara bijaksana.

Database Direktori Putusan agar di perhatikan dan Putusan yang telah putus segera diinput kedalam aplikasi SIPP pada hari itu juga;

Diakhir sosialisasi dan pembinaan, Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak menyerahkan PERMA Nomor 7, 8, 9 Tahun 2016 serta Buku Pedoman Himpunan Peraturan Mahkamah Agung RI dan Buku Pedoman tentang Kompilasi Aturan bidang teknis dan manajemen perkara secara simbolis kepada perwakilan dari Ketua, Wakil Ketua, Panmud, Panitera Pengganti, dan Jurusita/Jurusita Pengganti, simbol bahwa PERMA Nomor 7, 8, 9, telah disosialisasikan/disampaikan kepada seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Sanggau.

Demikian setelah tidak ada lagi yang disampaikan dan dirasa telah cukup maka rapat ini selesai dan ditutup oleh Ketua Pengadilan Negeri Sanggau pada pukul 17.30 WIB dengan ucapan hamdalah dan dengan harapan supaya terjalin kerjasama dengan baik.

Setelah mengakhiri sosialisasi, Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi setiap ruangan yang ada pada Pengadilan Negeri Sanggau


Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi ruang mediasi


Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi ruang panitera muda pidana


Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi ruang panitera muda perdata


Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi ruang sub bagian kepegawaian & ortala


Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi ruang sub bagian perencanaan,tek.informasi & pelaporan


Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak,Bapak Drs.H.Panusunan Harahap, SH.,MH., mengunjungi ruang sub bagian umum & keuangan